
Sidoarjo, 20 Juli 2026 – Nazhir Wakaf Persada menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Literasi Wakaf Uang atau Wakaf Produktif di Balai Desa Wonomlati, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin (20/7). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipandu oleh Tri Sukasmono, S.E., M.E. serta dihadiri oleh Sekretaris Desa Wonomlati, Ibu Vitri, bersama 22 anggota PKK Desa Wonomlati.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi bahwa wakaf tidak hanya berupa tanah atau bangunan, tetapi juga dapat dilakukan melalui wakaf uang yang dikelola secara produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Literasi Wakaf Uang Desa Wonomlati Perluas Pemahaman Masyarakat
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dipandu oleh Tri Sukasmono, S.E., M.E. dari Nazhir Wakaf Persada. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Wonomlati, Ibu Vitri, beserta 22 anggota PKK Desa Wonomlati.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK, dilanjutkan sambutan dari Sekretaris Desa Wonomlati, kemudian penyampaian materi mengenai wakaf uang dan wakaf produktif.
Dalam pemaparannya, Tri Sukasmono menjelaskan bahwa wakaf uang telah memiliki landasan hukum di Indonesia sejak diterbitkannya Undang-Undang Wakaf. Menurutnya, masyarakat kini memiliki kesempatan berwakaf dengan nominal yang terjangkau tanpa harus memiliki aset berupa tanah atau bangunan.
Beliau juga menjelaskan bahwa pokok dana wakaf harus tetap terjaga, sedangkan hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk berbagai program sosial dan pemberdayaan, termasuk membantu anak yatim dan dhuafa. Wakif yang berwakaf uang senilai Rp1.000.000 juga akan memperoleh sertifikat wakaf sebagai bukti pelaksanaan ibadah wakaf.
Semangat “Sak Sen Dadi Genteng, Sewu Dadi Ewu”
Dalam kegiatan Literasi Wakaf Uang Desa Wonomlati, Nazhir Wakaf Persada mengangkat slogan:
“Sak Sen Dadi Genteng, Sewu Dadi Ewu.”
Slogan tersebut mengandung pesan bahwa kontribusi sekecil apa pun akan memberikan manfaat yang besar apabila dilakukan secara bersama-sama. Melalui semangat gotong royong inilah masyarakat diajak untuk mulai membiasakan diri berwakaf sesuai kemampuan masing-masing.
Dukungan Pemerintah Desa dan Antusiasme Peserta
Sekretaris Desa Wonomlati, Ibu Vitri, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, masyarakat memperoleh wawasan baru bahwa wakaf uang merupakan instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial secara berkelanjutan.
Hal senada disampaikan salah satu anggota PKK Desa Wonomlati, Ibu Hj. Sumarti Ningsih. Ia mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai wakaf uang sebagai amal jariyah yang dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus menunggu memiliki harta dalam jumlah besar.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama sesi diskusi mengenai tata cara wakaf uang, manfaatnya, hingga mekanisme pengelolaan dana wakaf secara produktif.
Baca Juga : Gerakan Wakaf 5000 Al-Qur’an untuk Siswa dan Santri Penghafal Al-Qur’an
Literasi Wakaf Uang sebagai Penggerak Pemberdayaan Umat
Melalui Literasi Wakaf Uang Desa Wonomlati, Nazhir Wakaf Persada berharap masyarakat semakin memahami pentingnya wakaf uang sebagai salah satu instrumen ekonomi syariah yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan.
Dengan meningkatnya literasi masyarakat, diharapkan semakin banyak wakif yang berpartisipasi sehingga dana wakaf produktif dapat terus dikembangkan untuk mendukung program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pelayanan sosial, serta peningkatan kesejahteraan anak yatim dan dhuafa.
Program edukasi seperti ini menjadi bagian dari komitmen Nazhir Wakaf Persada dalam membangun budaya berwakaf di tengah masyarakat sekaligus memperkuat peran wakaf sebagai solusi pemberdayaan umat yang berkelanjutan.






