
Literasi Wakaf Produktif Desa Tlasih menjadi salah satu upaya Nazhir Wakaf Persada dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wakaf uang sebagai instrumen ekonomi syariah yang memberikan manfaat jangka panjang. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Melalui Literasi Wakaf Produktif Desa Tlasih, masyarakat diajak memahami bahwa wakaf tidak hanya berupa tanah atau bangunan, tetapi juga dapat dilakukan dalam bentuk uang yang dikelola secara produktif untuk kemaslahatan umat.
Literasi Wakaf Produktif Desa Tlasih Dorong Partisipasi Masyarakat
Kegiatan dipandu oleh Tri Sukasmono, S.E., M.E. dari Nazhir Wakaf Persada dan dihadiri oleh Ibu Wilujeng selaku Ibu Lurah Desa Tlasih bersama 22 anggota PKK Desa Tlasih.
Sosialisasi bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai wakaf uang sekaligus mendorong semangat berwakaf, meskipun dimulai dari nominal yang kecil. Semangat tersebut diwujudkan melalui slogan:
“Sak Sen Dadi Genteng, Sewu Dadi Ewu.”
Makna slogan ini adalah bahwa kontribusi kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Materi Literasi Wakaf Produktif Desa Tlasih
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Mars PKK, sambutan dari Ibu Lurah Desa Tlasih, dilanjutkan penyampaian materi oleh Tri Sukasmono, S.E., M.E., kemudian ditutup dengan doa bersama.
Dalam pemaparannya, Tri Sukasmono menjelaskan bahwa wakaf uang merupakan salah satu bentuk wakaf yang menjaga nilai pokok harta agar tetap utuh, sementara dana tersebut dikelola secara produktif melalui usaha-usaha yang halal.
Hasil pengelolaan wakaf kemudian dimanfaatkan untuk berbagai program sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta membantu anak yatim dan dhuafa secara berkelanjutan.
Beliau juga menjelaskan perbedaan antara wakaf produktif dengan infak dan sedekah. Jika infak dan sedekah umumnya habis digunakan dalam satu kali penyaluran, maka wakaf produktif menjaga pokok dana tetap utuh sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Antusiasme Peserta Literasi Wakaf Produktif Desa Tlasih
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sosialisasi dengan penuh antusias. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai tata cara berwakaf uang, mekanisme pengelolaan dana wakaf, hingga manfaat wakaf produktif bagi masyarakat.
Ibu Wilujeng selaku Ibu Lurah Desa Tlasih menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi ini. Menurutnya, sosialisasi wakaf uang memberikan wawasan baru kepada masyarakat bahwa setiap orang dapat berpartisipasi dalam wakaf tanpa harus memiliki aset bernilai besar.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya wakaf uang sebagai salah satu solusi pemberdayaan ekonomi umat sekaligus amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir.
Baca Juga : Gerakan Wakaf 5000 Al-Qur’an untuk Siswa dan Santri Penghafal Al-Qur’an
Literasi Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Umat
Program Literasi Wakaf Produktif Desa Tlasih merupakan bagian dari komitmen Nazhir Wakaf Persada dalam membangun budaya wakaf di tengah masyarakat.
Dengan meningkatnya literasi wakaf, diharapkan semakin banyak wakif yang ikut berpartisipasi sehingga dana wakaf produktif dapat dikembangkan untuk mendukung program pendidikan, sosial, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.





